Njajan.com - Menjaga pola makan menjadi salah satu langkah penting untuk membantu mengontrol kadar gula darah. Salah satunya dengan menerapkan diet gula darah, yaitu pola makan yang berfokus pada pengaturan asupan gula dan pemilihan makanan yang lebih seimbang.
Diet rendah gula bukan berarti harus menghilangkan seluruh sumber gula atau karbohidrat, melainkan membatasi konsumsi gula tambahan dan memilih makanan yang lebih bernutrisi.
Lantas, bagaimana cara menerapkan diet gula darah dan apa saja manfaatnya bagi kesehatan tubuh?
Baca juga: 10 Sarapan Pagi Untuk Diet yang Sehat dan Enak
Apa yang Dimaksud Diet Rendah Gula
Diet rendah gula adalah diet yang fokus mengurangi asupan gula tambahan, baik dari makanan atau minuman. Menerapkan diet ini bukan berarti menghilangkan asupan gula sama sekali, tapi membatasi asupannya secara signifikan.
Dalam diet ini, tubuh tetap mendapatkan asupan gula alami yang berasal dari buah dan sayur, namun dalam jumlah yang wajar. Diet ini bisa diterapkan semua orang, terutama yang ingin menurunkan berat badan dan menjaga gula darah tetap stabil.
Cara Diet Gula untuk Pemula
Melakukan diet gula adalah langkah tepat untuk pola makan yang lebih sehat. Jika kamu baru ingin mencobanya, berikut ini cara-cara yang bisa kamu terapkan:
1. Perhatikan Informasi Gizi
Sebelum membeli makanan atau minuman, cek terlebih dahulu informasi gizinya. Persentase gula dikatakan tinggi apabila berada di urutan paling awal komposisi. Jika komposisi gula pada minuman dan makanan berada di urutan pertama atau kedua, maka kandungan gulanya cukup tinggi.
Apabila menemukan jenis makanan dan minuman dengan label 'no sugar' bukan berarti tidak ada kandungan gula sama sekali. Beberapa kandungan gula ditulis dengan nama lain. Berikut ini nama-nama gula yang paling umum:
Sirup jagung tinggi fruktosa (high fructose corn syrup)
- Gula tebu
- Maltosa atau gula gandum
- Dextrose
- Gula invert
- Sirup beras
- Molase
- Karamel
2. Konsumsi Karbohidrat Kompleks
Saat kamu mulai diet gula, sangat disarankan untuk mengganti asupan karbohidrat sederhana menjadi karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks memiliki kandungan gula yang lebih rendah dan memberikan efek kenyang yang lebih lama. Kamu bisa mengganti nasi dengan beras merah, kentang, dan umbi-umbian.
3. Perbanyak Asupan Protein dan Serat
Saat sedang mengurangi konsumsi gula, asupan protein dan serat tetap penting untuk diperhatikan. Protein dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung pemeliharaan massa otot.
Sementara itu, serat membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tidak meningkat terlalu cepat setelah makan.
Karena itu, memilih makanan yang mengandung protein dan serat dapat membantu membuat pola makan rendah gula tetap bergizi dan lebih mengenyangkan.
4. Hindari UPF
Makanan ultra processed food (UPF) biasanya mengandung gula tambahan yang cukup tinggi. Makanan ini juga tinggi kalori dan rendah gula, sehingga tidak membuat kenyang lebih lama. Pilihlah makanan dengan komposisi yang lebih bernutrisi, seperti sayuran, daging, ikan, dan buah-buahan.
5. Makan dengan Pola Seimbang
Menerapkan diet rendah gula bukan berarti menghindari semua jenis karbohidrat atau makan dengan porsi sedikit mungkin. Maka dari itu, tetaplah makan seperti biasa, namun lebih memperhatikan kandungan nutrisinya. Pastikan dalam satu porsi makanan terdapat karbohidrat, protein, lemak, serat, lemak, vitamin, dan mineral.
Manfaat Diet Gula
Diet gula merupakan jenis diet yang paling direkomendasikan untuk semua orang. Melakukan diet rendah gula dalam jangka panjang akan memberikan banyak manfaat yang bagus untuk tubuh, yaitu:
1. Menjaga Berat Badan Ideal
Makanan dan minuman yang tinggi gula biasanya juga mengandung kalori yang lebih tinggi. Maka dari itu, membatasi asupan gula tambahan yang berasal dari makanan dan minuman bisa membantu menjaga berat badan tetap ideal. Hal ini akan lebih efektif apabila diimbangi dengan pola makan tinggi protein dan serat.
2. Mencegah Diabetes
Mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula dalam jangka waktu panjang dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Pola makan tinggi gula juga bisa menyebabkan resistensi insulin.
Nah, menerapkan diet rendah gula merupakan solusi yang bisa membantu mengurangi kadar gula darah. Diet ini juga bisa mencegah risiko diabetes jika diimbangi dengan olahraga dan pola makan tinggi protein.
3. Menjaga Kesehatan Jantung
Pola makan tinggi gula yang dilakukan dalam jangka panjang berisiko terkena penyakit jantung, seperti kadar LDL tinggi dan tekanan darah tinggi. Dengan melakukan diet rendah gula, risiko penyakit jantung akan menurun.
4. Mencegah Penyakit Hati
Manfaat lain dari menerapkan diet rendah gula adalah mencegah penyakit hati. Dalam studi penelitian yang berjudul Effect of a Low Free Sugar Diet vs Usual Diet on Nonalcoholic Fatty Liver Disease in Adolescent Boys, mengatakan jika asupan gula harian yang diatasi dapat menurunkan kadar lemak di hati, termasuk remaja dengan Nonalcoholic Fatty Liver Disease.
Baca juga: 3 Resep Makanan Sehat Untuk Pagi, Siang, dan Malam Hari
Mulai Kontrol Kadar Gula dalam Tubuh dengan Vitameal
Menerapkan diet rendah gula bukan berarti harus menghindari makanan manis sepenuhnya. Hal yang lebih penting adalah membatasi asupan gula tambahan dan memilih makanan yang memiliki kandungan nutrisi lebih lengkap.
Selain memperhatikan jumlah gula, pastikan makanan yang dikonsumsi juga mengandung serat, protein, vitamin, dan mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Vitameal Sereal, yang dibuat dari perpaduan multigrain, mixberry, psyllium husk, susu Etawa, serta dilengkapi vitamin dan mineral. Vitameal juga menggunakan stevia sebagai alternatif pemanis, sehingga dapat menjadi pilihan bagi kamu yang sedang memperhatikan asupan gula sehari-hari.
Yuk, mulai terapkan pola makan yang lebih bijak dengan memilih makanan yang tidak hanya rendah gula, tetapi juga memiliki kandungan nutrisi yang jelas. Coba Vitameal Sereal dan jadikan bagian dari pola makan sehatmu sehari-hari!



Posting Komentar