NJAJAN.COM
Njajan.com adalah situs berita kuliner Indonesia terbaru dan viral di seluruh nusantara. Kami membahas tentang resep masakan rumahan, tempat makan murah enak, bisnis kuliner, makanan tradisional, makanan sehat, dan makanan viral.

Cara Membedakan Tepung Terigu, Tapioka, dan Maizena

Semua jenis tepung mungkin terlihat sama, tapi sebenarnya ada perbedaan yang cukup kentara. Sebut saja, tepung terigu, tapioka, dan maizena, walau sama-sama berwarna putih, tapi ada ciri tertentu, cita rasa, dan kegunaan yang membedakan ketiganya.
Perbedaan Tepung Terigu, Tapioka, dan Maizena (yourfamily.co.za)

Njajan.com - Semua jenis tepung mungkin terlihat sama, tapi sebenarnya ada perbedaan yang cukup kentara. Sebut saja, tepung terigu, tapioka, dan maizena, walau sama-sama berwarna putih, tapi ada ciri tertentu, cita rasa, dan kegunaan yang membedakan ketiganya.


Ya, bagi orang awam, membedakan jenis tepung bukan perkara mudah. Biasanya tepung cuma bisa dibedakan dari kemasannya. Kalau tanpa kemasan tentu akan sulit sekali membedakan tepung-tepung di pasaran.

Baca juga: 5 Resep Pisang Goreng Crispy Kriuk-kriuk

Nah, di sini kami akan membantu mengetahui perbedaan tepung terigu, tapioka, dan maizena. Diharapkan dari pembelajaran sederhana ini Anda tidak akan salah dalam membeli tepung lagi.

1. Tepung Terigu


Tepung Terigu (bakingbusiness.com)
Tepung Terigu (bakingbusiness.com)


Untuk mengolah makanan, tepung terigu yang paling populer di antara jenis tepung lainnya. Tepung terigu sering digunakan dalam pembuatan mie atau kue. Perlu Anda ketahui, tepung terigu terbuat dari bahan biji gandum. Tepung ini mempunyai tekstur agak kasar dan melekat di tangan.

Tepung terigu sendiri dibedakan menjadi tiga, semuanya memiliki kandungan protein yang berbeda.


  • Tepung terigu berprotein tinggi dengan kandungan protein sekitar 13-14 persen. Jenis tepung ini mudah dicampur atau difermentasi karena mempunyai daya serap tinggi terhadap air.
  • Tepung terigu berprotein sedang dengan kandungan protein sekitar 11-12 persen. Tepung ini sering dibuat untuk kue bolu, kue kering, atau gorengan. Selain itu, tepung ini juga sering dijadikan tepung serbaguna.
  • Tepung terigu berprotein rendah dengan kandungan protein sekitar 11 persen. Tepung ini cuma menyerap sedikit air dan gula. Biasanya tepung ini kurang cocok untuk membuat kue.


Ada lagi yang menarik dari tepung terigu berprotein sedang. Tepung ini terbagi menjadi dua kategori, yakni plain flour dan self raising flour (SFR).

Plain four sering digunakan untuk membuat mie basah atau gorengan. Sementara SFR, dipakai untuk mencampur baking soda dan pengembang kue.

Sebagai tambahan, tepung terigu berprotein sedang cocok untuk mengolah makanan yang tidak perlu proses fermentasi. Jadi, tepung ini sangat cocok untuk membuat kue kering atau biskuit yang renyah.

2. Tepung Tapioka


Tepung Tapioka atau Tepung Kanji (lovefood.com)
Tepung Tapioka atau Tepung Kanji (lovefood.com)


Sebagian dari Anda mungkin belum tahu, bahwa tepung tapioka juga disebut tepung kanji. Tepung warna putih ini terbuat dari singkong dengan tekstur padat, licin, dan cukup lengket.

Tepung tapioka ini cukup baik untuk Anda yang mengalami celiac disease. Tepung ini termasuk dalam kategori pati, sehingga tepung tapioka bebas dari gluten.

Kebanyakan orang biasanya salah membedakan antara tepung tapioka dengan tepung sagu. Kedua tepung tersebut memang memiliki fungsi yang sama, tapi jenis bahan bakunya berbeda. Masakan Anda bisa menjadi renyah atau kenyal, tergantung dari jenis olahan tepungnya.

Bagi orang yang ingin kualitas makanan terbaik, dia pasti akan memilih tepung sagu. Namun, harga tepung sagu relatif mahal, sehingga sebagian orang lebih memilih tepung tapioka yang tersedia dalam kemasan curah.

Kalau ingin membuat cilok, cimol, tempura, dan bakso, tepung tapioka sangat cocok sebagai bahan dasarnya. Selain itu, ada juga yang menggunakan tepung tapioka sebagai bahan pengental dalam masakan tumisan.

3. Tepung Maizena


Tepung Maizena (world-grain.com)
Tepung Maizena (world-grain.com)


Terakhir, tepung maizena yang terbuat dari jagung. Berbeda dari dua jenis tepung sebelumnya, untuk tepung ini cukup jarang digunakan sebagai bahan utama. Biasanya tepung maizena cuma dipakai sebagai bahan campuran atau bahan pengental.

Walau begitu, tepung maizena dapat meningkatkan penyerapan minyak, sehingga gorengan Anda jadi lebih renyah. Kalau untuk makanan sehari-hari, penggunaan tepung maizena dipakai untuk pembuatan kuah kental dari capcay, teriyaki, sup, fla, dan lain-lain.

Demikian beberapa jenis tepung di pasaran dan cara membedakannya. Dengan begitu, Anda sekarang sudah mengetahui perbedaan tepung terigu, tepung tapioka, dan tepung maizena.

Baca juga: Manis dan Legitnya Aneka Kue dari Tepung Beras

Kalau untuk penggunaan, di antara ketiga jenis tepung tadi, yang terbanyak digunakan sepertinya tepung terigu dan tepung terigu. Namun, bagi tak sedikit pula orang-orang yang menggunakan tepung maizena untuk bahan pengental.

Jadi, sebelum membeli tepung, pastikan dulu mau digunakan untuk apa. Kalau asal membeli tepung dan belum tahu mau membuat masakan apa, tentu hasilnya akan berantakan. Sebab, setiap jenis tepung mempunyai fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda.

Jika artikel Njajan.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman-teman yang lain. Terima kasih.

Posting Komentar