Njajan.com - Stroberi umumnya identik dengan buah segar yang mudah ditemukan di supermarket. Namun, ada jenis stroberi premium yang harganya bisa membuat orang berpikir dua kali sebelum membelinya.
Oishii, perusahaan pertanian vertikal asal Amerika Serikat yang mengembangkan stroberi bergaya Jepang, menjual Omakase Berry Connoisseur Grade seharga 100 dollar AS atau sekitar Rp 1,7–1,8 juta untuk satu kotak berisi 12 buah.
Jika dihitung per buah, harganya mencapai sekitar Rp 148.000. Sementara kotak berisi enam buah dibanderol 50 dollar AS atau sekitar Rp 889.000.
Harga tersebut bukan sekadar karena kemasannya dibuat mewah. Oishii mengklaim stroberi Connoisseur Grade merupakan bagian dari 1 persen hasil panen terbaik mereka.
Baca juga: Harga Telur Mata Sapi Ini Rp 2 Jutaan, Seperti Apa Rasanya?
Dipilih satu per satu oleh Berry Sommelier
Connoisseur Grade merupakan versi Omakase Berry yang disajikan ketika buah berada pada kondisi terbaiknya.
Stroberi yang masuk kategori ini harus memenuhi sejumlah kriteria, mulai dari ukuran, tingkat kemanisan, warna, penampilan hingga kualitas keseluruhan. Oishii bahkan memiliki Berry Sommelier internal yang menyeleksi buah-buah tersebut satu per satu.
Menurut Oishii, buah Connoisseur Grade berukuran lebih besar, memiliki rasa lebih manis, warna merah yang pekat dan menarik, serta tekstur lembut.
Stroberi juga dibiarkan tetap berada di tanaman lebih lama untuk mencapai tingkat kematangan yang dianggap optimal. Konsekuensinya, buah menjadi jauh lebih mudah rusak dibandingkan stroberi yang dipanen untuk kebutuhan distribusi biasa.
Ditanam di pertanian vertikal dalam ruangan
Keistimewaan stroberi Oishii juga berkaitan dengan cara produksinya.
Alih-alih mengandalkan lahan pertanian terbuka, stroberi tersebut dibudidayakan di fasilitas pertanian vertikal dalam ruangan di New Jersey. Lingkungan pertumbuhannya dikontrol agar menyerupai kondisi ideal yang menjadi inspirasi dari wilayah pegunungan Jepang.
Oishii juga menggunakan lebah untuk membantu proses penyerbukan. Sistem pertanian dalam ruangan memungkinkan perusahaan mengatur berbagai kondisi lingkungan sehingga stroberi dapat diproduksi sepanjang tahun.
Perusahaan menyebut buah-buahnya dibudidayakan tanpa pestisida dan semprotan, serta produknya telah mendapatkan verifikasi Non-GMO Project.
Baca juga: Inilah Mie Termahal di Dunia dengan Segala Keunikannya
Mengutamakan rasa daripada umur simpan
Salah satu alasan harga stroberi ini mahal adalah cara Oishii memperlakukan buah setelah dipanen.
Connoisseur Grade dipanen ketika sudah sangat matang untuk mendapatkan rasa, aroma dan tekstur terbaik. Kondisi tersebut membuat buah sangat sensitif dan tidak ideal untuk dikirim menggunakan metode distribusi konvensional dalam jarak jauh.
Karena itu, Oishii menerapkan konsep smart-farm-to-table. Stroberi dikemas di fasilitas pertanian mereka dan dikirim pada hari yang sama ke sejumlah wilayah di metropolitan New York.
Dengan kata lain, konsumen membayar bukan hanya untuk buahnya, tetapi juga untuk proses budidaya, seleksi, penanganan dan distribusi yang dirancang agar stroberi sampai dalam kondisi terbaik.
Dijual sebagai buah premium untuk hadiah
Konsep pemasaran Oishii juga berkaitan erat dengan tradisi Jepang dalam memberikan buah berkualitas sebagai hadiah.
Karena itu, Connoisseur Grade tidak sekadar dikemas seperti buah biasa. Stroberi tersebut ditempatkan dalam kotak yang dirancang sebagai hadiah premium.
Konsep tersebut sesuai dengan gagasan omakase, yaitu memberikan kepercayaan kepada pihak yang ahli untuk menentukan pengalaman terbaik. Oishii mengadaptasi konsep tersebut ke dalam produk stroberi mereka.
Punya gerai khusus di Chelsea Market
Pada 20 Agustus 2026, Oishii membuka gerai ritel pertamanya di Chelsea Market, New York City. Lokasi tersebut menjadi tempat konsumen dapat menemukan produk Oishii secara langsung, termasuk Connoisseur Grade Omakase Gift Boxes.
Gerai ini beroperasi setiap Kamis hingga Minggu, pukul 11.00 hingga 19.00 waktu setempat, dan dijadwalkan berlangsung sampai 1 November 2026.
Selain stroberi, gerai tersebut juga menawarkan berbagai produk lain, seperti minuman Strawberry Yuzu Lemonade, premium preserves, pastry hasil kolaborasi dengan koki dan merek kuliner, serta sejumlah produk yang terinspirasi dari Jepang.
Bagi Oishii, gerai di Chelsea Market juga menjadi semacam uji coba untuk melihat peluang menghadirkan lokasi ritel permanen.
Bukan sekadar soal harga stroberi
Dengan harga hampir Rp 1,8 juta untuk 12 buah, Connoisseur Grade jelas bukan stroberi yang ditujukan untuk konsumsi sehari-hari.
Harga tersebut mencerminkan konsep yang dibangun Oishii: buah dengan kualitas sangat selektif, ditanam dalam lingkungan terkontrol, dipanen pada tingkat kematangan tinggi, diseleksi secara manual dan dikirim dalam waktu singkat.
Oishii sendiri pertama kali memperkenalkan Omakase Berry kepada konsumen New York pada 2018. Produk tersebut sebelumnya dikenal melalui sejumlah toko dan jaringan ritel, sebelum perusahaan membuka pengalaman ritel khusus di Chelsea Market.
Jadi, jika satu kotak stroberi berisi 12 buah dijual hampir Rp 1,8 juta, yang ditawarkan Oishii sebenarnya bukan hanya buah. Stroberi tersebut diposisikan sebagai pengalaman kuliner premium sekaligus hadiah mewah.


Posting Komentar