Njajan.com - Keju mozzarella menjadi salah satu bahan favorit untuk membuat makanan terasa semakin istimewa. Teksturnya yang lembut dan kemampuannya meleleh ketika dipanaskan membuat keju ini cocok digunakan sebagai topping pizza, isian roti, pasta, kentang, hingga berbagai camilan kekinian.
Namun, harga mozzarella asli terkadang membuat kita berpikir dua kali untuk menggunakannya dalam jumlah banyak. Ada alternatif yang lebih ekonomis, yaitu membuat keju mozarella kw sendiri di rumah. Resep ini menggunakan bahan yang sederhana dan cara pembuatannya relatif mudah.
Perlu diketahui, resep berikut bukan mozzarella asli dalam pengertian tradisional. Ini merupakan keju tiruan (copycat mozzarella) yang memanfaatkan susu, keju cheddar, margarin, dan tepung tapioka untuk mendapatkan tekstur lembut, kenyal, serta karakter keju mozarella meleleh ketika dipanaskan.
Baca juga: Resep dan Tips Membuat Kastengel Renyah, Lembut, Kaya Rasa Keju
Bahan untuk Membuat Keju Mozarella Rumahan
Salah satu kelebihan resep ini adalah bahannya mudah ditemukan di supermarket maupun toko bahan makanan. Tak perlu rennet atau bahan khusus pembuat keju.
Berikut bahan yang perlu disiapkan:
- 400 ml susu segar atau susu UHT
- 175–200 gram keju cheddar, diparut
- 60 gram atau sekitar 4 sendok makan tepung tapioka
- 1 sendok makan penuh margarin
- 100 ml air untuk melarutkan tapioka
Jumlah tersebut dapat menghasilkan sekitar 600–700 gram keju, tergantung kadar air dan proses memasaknya.
Untuk rasa, margarin dapat memberikan sensasi gurih sekaligus aroma yang khas. Jika menginginkan rasa lebih asin, margarin dapat disesuaikan atau ditambahkan sedikit garam. Sementara itu, sedikit gula pasir bisa digunakan jika menyukai rasa keju yang lebih manis.
Cara Membuat Keju Mozarella Rumahan
1. Larutkan tepung tapioka
Masukkan 60 gram tepung tapioka ke dalam wadah. Tuangkan sekitar 100 ml air, kemudian aduk sampai tepung benar-benar larut dan tidak menggumpal.
Larutan ini sebaiknya disiapkan terlebih dahulu sebelum susu dimasak. Tepung tapioka nantinya berfungsi membantu membentuk tekstur kenyal dan elastis pada keju tiruan.
Sisihkan larutan tapioka.
2. Panaskan susu
Tuangkan 400 ml susu segar atau susu UHT ke dalam panci. Gunakan api sedang dan panaskan sampai susu cukup panas.
Tidak perlu membuat susu mendidih terlalu lama. Perhatikan permukaannya dan aduk sesekali agar susu tidak menempel atau gosong di dasar panci.
Jika tidak memiliki susu cair, susu bubuk full cream juga dapat digunakan. Larutkan sekitar dua saset susu bubuk dengan air hingga mendapatkan kurang lebih 400 ml susu.
3. Masukkan margarin
Ketika susu sudah panas, masukkan satu sendok makan penuh margarin.
Aduk hingga margarin meleleh dan tercampur dengan susu. Penggunaan margarin memberikan rasa gurih sekaligus membantu menghasilkan tekstur yang lebih lembut.
Pada tahap ini gunakan api sedang cenderung kecil agar susu tidak cepat meluap.
4. Tambahkan keju cheddar
Masukkan keju cheddar yang sudah diparut. Gunakan keju cheddar favorit sesuai selera.
Setelah keju masuk, kecilkan api. Aduk terus sampai cheddar benar-benar meleleh dan menyatu dengan susu serta margarin.
Proses ini membutuhkan sedikit kesabaran. Jangan meninggalkan panci karena campuran susu dan keju bisa menempel di bagian bawah jika tidak diaduk.
Adonan yang benar akan terlihat semakin halus, kental, dan homogen.
5. Masukkan larutan tapioka
Inilah salah satu tahap paling penting dalam cara membuat keju mozarella versi rumahan ini.
Ketika campuran susu dan keju sudah panas dan mulai mendidih, tuangkan larutan tepung tapioka secara perlahan. Segera aduk dengan cepat menggunakan spatula atau alat pengaduk.
Campuran akan berubah menjadi semakin kental dalam waktu relatif singkat.
Aduk terus agar tepung tapioka tidak menggumpal. Jika teksturnya terlalu pekat, tambahkan sedikit air secara bertahap, sekitar 50–100 ml sesuai kebutuhan.
Jangan langsung menuangkan seluruh air. Perhatikan konsistensi adonan karena jumlah cairan yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung jenis susu, keju, dan kondisi tepung.
6. Masak sampai teksturnya halus
Setelah tapioka tercampur, terus aduk sampai adonan terlihat licin dan menyatu. Teksturnya akan menjadi sangat kental serta lengket.
Jika sudah mencapai kondisi tersebut, matikan kompor.
Jangan memasak terlalu lama setelah adonan mengental karena panas berlebihan dapat membuat bagian bawah adonan cepat gosong atau teksturnya menjadi terlalu padat.
7. Masukkan ke wadah
Siapkan wadah tahan panas. Untuk wadah kaca atau logam, bagian dalamnya dapat diolesi sedikit margarin agar keju lebih mudah dikeluarkan.
Tuangkan adonan ke dalam wadah selagi masih panas. Ratakan permukaannya menggunakan spatula.
Biarkan pada suhu ruang sampai uap panasnya berkurang dan adonan mulai dingin.
Setelah dingin, masukkan ke dalam freezer sampai teksturnya cukup kokoh.
Cara Membuat Keju Mozarella Meleleh
Setelah beku, keju dapat dipindahkan dari freezer ke kulkas bagian bawah atau chiller. Tunggu sampai teksturnya melunak tetapi tetap cukup padat untuk dipotong.
Potong sesuai kebutuhan, misalnya berbentuk balok, lembaran, atau potongan kecil.
Untuk mendapatkan keju mozarella meleleh, gunakan keju sebagai topping atau isian makanan kemudian panaskan. Keju tiruan ini dapat memberikan efek leleh yang menarik karena adanya kombinasi susu, cheddar, dan tapioka.
Hasil akhirnya memang tidak persis sama dengan mozzarella asli. Namun untuk pizza rumahan, roti, pasta, atau makanan goreng, teksturnya cukup menarik dan ekonomis.
Tips Membuat Keju Mozarella Anti Gagal
Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar mendapatkan keju mozarella anti gagal.
Pertama, larutkan tepung tapioka sampai benar-benar tidak menggumpal sebelum dimasukkan ke dalam susu. Tepung yang masih menggumpal dapat membuat tekstur keju tidak rata.
Kedua, gunakan api kecil setelah keju cheddar dimasukkan. Aduk secara konsisten supaya campuran tidak gosong di dasar panci.
Ketiga, masukkan larutan tapioka ketika campuran sudah panas dan segera aduk dengan cepat. Tahap ini menentukan kelembutan sekaligus kekenyalan adonan.
Keempat, jangan terburu-buru memotong keju ketika masih panas. Biarkan dingin terlebih dahulu, kemudian bekukan agar bentuknya lebih mudah dipertahankan.
Cara Menyimpan Keju Mozarella KW
Jika keju akan digunakan dalam satu atau dua hari, simpan di dalam chiller. Pastikan keju ditempatkan dalam wadah tertutup agar tidak menyerap aroma makanan lain di dalam kulkas.
Untuk penyimpanan lebih lama, keju dapat dimasukkan ke freezer. Dalam resep ini, pembekuan juga membantu membuat keju lebih kokoh sehingga mudah diiris ketika akan digunakan.
Sebelum digunakan, pindahkan dari freezer ke chiller dan biarkan melunak secara bertahap. Hindari langsung mengolah keju dalam kondisi sangat beku karena teksturnya lebih sulit dipotong.
Apakah Keju Mozarella Kw Sama dengan Mozarella Asli?
Tidak sama. Mozzarella asli dibuat melalui proses pembuatan keju yang berbeda, sedangkan resep ini menggunakan tepung tapioka dan keju cheddar untuk mendapatkan karakter tekstur yang menyerupai mozzarella.
Karena itu, istilah keju mozarella kw lebih tepat digunakan untuk resep ini. Keunggulannya terletak pada bahan yang murah, proses sederhana, jumlah hasil yang banyak, serta teksturnya yang tetap menarik ketika dipanaskan.
Untuk kebutuhan rumahan, resep ini bisa menjadi alternatif ketika ingin membuat pizza atau camilan dengan topping keju tanpa harus membeli mozzarella dalam jumlah besar.
FAQ
Apakah keju mozarella rumahan ini bisa meleleh?
Bisa. Keju tiruan ini dapat meleleh ketika dipanaskan dan cocok digunakan untuk pizza, roti, pasta, serta camilan.
Apakah tepung tapioka wajib digunakan?
Dalam resep ini, tapioka merupakan bahan penting untuk membantu membentuk tekstur kenyal dan elastis. Menghilangkannya akan membuat hasil akhir berbeda.
Bisa menggunakan susu UHT?
Bisa. Susu UHT maupun susu segar dapat digunakan selama jumlahnya sekitar 400 ml.
Berapa lama keju mozarella kw bisa disimpan?
Untuk konsumsi dalam waktu dekat, simpan di chiller. Jika ingin dijadikan stok, simpan dalam freezer dan pindahkan ke chiller sebelum digunakan.
Apakah rasanya sama dengan mozzarella asli?
Tidak persis sama. Keju ini cenderung memiliki rasa gurih dan creamy dari susu, margarin, serta cheddar, dengan tingkat asin yang dapat disesuaikan.
Penutup
Membuat keju mozarella rumahan ternyata tidak harus menggunakan bahan yang mahal atau teknik pembuatan keju yang rumit. Dengan susu, cheddar, margarin, dan tepung tapioka, kita dapat menghasilkan keju tiruan dengan tekstur lembut, padat, dan mampu meleleh ketika dipanaskan.
Kunci cara membuat keju mozarella versi ini ada pada pengaturan api, kecepatan mengaduk, serta waktu memasukkan larutan tapioka. Jangan memasak dengan api terlalu besar dan pastikan semua bahan tercampur hingga benar-benar halus.
Untuk pizza rumahan, roti panggang, pasta, atau camilan goreng, keju mozarella kw ini bisa menjadi pilihan ekonomis. Hasilnya memang bukan mozzarella asli, tetapi cukup menarik untuk dijadikan alternatif ketika ingin menikmati sensasi keju meleleh dengan biaya yang lebih terjangkau.
Jika artikel Njajan.com bermanfaat, jangan lupa bagikan ke teman kamu agar mereka juga tahu informasi ini.


Posting Komentar