NJAJAN.COM
Njajan.com adalah situs berita kuliner Indonesia terbaru dan viral di seluruh nusantara. Kami membahas tentang resep masakan rumahan, tempat makan murah enak, bisnis kuliner, makanan tradisional, makanan sehat, dan makanan viral.

5 Wadah Makanan Unik Tradisional Khas Indonesia

Njajan.com- Kekayaan kuliner Indonesia terdiri dari ragam masakan lezat berbumbu rempah khas Nusantara. Tak hanya itu, wadah juga merupakan daya tarik istimewa bagi penggemar kuliner Indonesia dari mancanegara. Wadah makanan unik tradisonal Indonesia juga menjadi harta tersendiri dalam budaya masyarakat lokal.

Wadah makanan unik tradisional (byforlifestyle.blogspot.com)

Njajan.com- Kekayaan kuliner Indonesia terdiri dari ragam masakan lezat berbumbu rempah khas Nusantara. Tak hanya itu, wadah juga merupakan daya tarik istimewa bagi penggemar kuliner Indonesia dari mancanegara. Wadah makanan unik tradisonal Indonesia juga menjadi harta tersendiri dalam budaya masyarakat lokal. 

Meski wadah porselen, melamin, alumunium, dan plastik kini sudah banyak diproduksi, wadah tradisional masih mempunyai tempat. Inilah wadah makanan unik khas Indonesia yang harus Anda kenal.

Baca juga: 3 Restoran Cepat Saji Asli Indonesia yang Harus Anda Tahu


1. Wadah anyaman bambu


Wadah anyaman bambu mempunyai nama sendiri tergantung fungsinya. Dalam masyarakat Jawa dikenal besek, wadah persegi dengan tutup biasa digunakan untuk mengemas hidangan selamatan atau nasi berkat. Kini besek menjadi wadah yang identik dengan getuk goreng Sokaraja dan tahu aci Tegal.

Ada juga wadah berupa silinder tinggi untuk mengemas peyeum khas Jawa barat; tampah yaitu wadah bundar pipih untuk menjemur, menampi beras, dan menyajikan tumpeng atau jajan pasar; dan bakul untuk menghidangkan nasi. Bakul masih menjadi tempat nasi favorit jika Anda berkunjung ke rumah makan lesehan khas Sunda atau Jawa.


2. Wadah tanah liat


Wadah dari tanah liat yang dibakar terdiri dari banyak bentuk dan kegunaan. Wadah yang masih digunakan umum hingga kini yaitu cobek, kuali, dan kendi. Wadah-wadah ini juga menjadi daya tarik di beberapa rumah makan dan resto.

Sambal cobek, soto kuali, dan air putih dalam kendi menjadi lebih istimewa dibandingkan jika penyajian atau pengolahannya menggunakan wadah biasa. Wadah ini kuat dan tahan lama serta memberikan rasa yang berbeda jika digunakan untuk memasak dan menyimpan makanan.


3. Wadah kaleng enamel

wadah-makanan-unik
Tenong Enamel (bukalapak.com)
Wadah makanan dari kaleng berlapis enamel dengan corak beragam ini boleh disebut legendaris. Orang tua zaman dahulu biasa minum teh atau kopi dengan cangkir berbahan ini. Demikian juga dengan mangkuk, piring, tempat nasi, teko, dan panci.

Wadah makanan unik ini sekarang telah di-remake dengan bahan stainless steel atau besi. Kekurangan wadah ini, lapisan catnya dapat terkelupas jika sudah digunakan cukup lama. 


4. Wadah tempurung kelapa


Tempurung kelapa mempunyai bentuk bulat, sehingga cocok untuk dimanfaatkan menjadi mangkuk atau gelas. Sebelum dijadikan wadah, tempurung dibersihkan, dibentuk, dan dihaluskan dengan amplas. Ada pula yang dihias dengan ukiran. Mangkuk dari tempurung kerap digunakan untuk menyajikan soto dan bakso, sehingga ada kuliner bernama soto bathok dan bakso bathok.

Sementara gelas tempurung umumnya digunakan untuk menghidangkan jamu tradisional. Selain mangkuk dan gelas, tempurung kelapa juga dibuat sendok dan garpu untuk melengkapi set peralatan makan.


5. Wadah daun pisang

Takir daun pisang (kreasi-masak.blogspot.com)
Takir daun pisang (kreasi-masak.blogspot.com)

Daun pisang kembali jadi wadah makanan yang banyak dicari sejak viralnya aksi makan dengan cara
ngeliwet. Daun pisang dijadikan alas untuk menata nasi dan lauk pauk sepanjang helainya.

Tak hanya sebagai alas, daun pisang juga dapat dibentuk menjadi wadah makanan unik yang kini mulai jarang dijumpai seperti takir, sudi, pincuk, dan sami. Takir berbentuk segi empat panjang, dapat digunakan untuk tempat makanan berkuah kental, misalnya bubur sumsum. Sudi, berbentuk bundar cekung, dengan kerucut kecil di tengahnya, untuk meletakkan lauk dalam nasi berkat. Pincuk, berupa daun pisang yang dilipat salah satu ujungnya, umumnya untuk wadah pecel, nasi bungkus, atau bubur. Yang terakhir sami, berupa daun yang dipotong lingkaran untuk alas piring atau tempat nasi.

Baca juga: 3 Makanan Biasa yang Dikemas Menjadi Makanan Unik di Bandung

Wadah makanan unik tradisional ini selain legendaris juga ramah lingkungan (kecuali kaleng enamel). Tanah liat, daun pisang, anyaman bambu, dan tempurung tidak akan mencemari tanah jika sudah dibuang. Berbeda dengan plastik dan styrofoam.

Ayo lestarikan wadah makanan unik khas Indonesia. Jika artikel Njajan.com ini bermanfaat, silakan klik like dan share. Terima kasih.

Posting Komentar